Posted by: p4mriaceh | May 17, 2011

EXCHANGE PROGRAM

EXCHANGE PROGRAM P4MRI UNSYIAH DENGAN

KSU-HOGESCHOOL UTRECHT BELANDA

Oleh: Rahmah Johar

Sejak akhir tahun 2008 P4MRI UNSYIAH (Pusat Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia) menjalin kerjasama dengan KSU (Katholieke Scholensticting Utrecht) beserta Hogeschool Utrecht Belanda. Kegiatan utama adalah memberikan workshop tentang Pendidikan Matematika Realistik kepada guru SD di Banda Aceh dan sekitarnya, mendampingi guru, dan melaksanakan penelitian. Pada tahun 2009 sebanyak 3 orang guru dari Belanda mendampingi guru SD mitra di Banda Aceh selama 3 bulan. Tahun 2010 dimulai kegiatan Exchange Program dengan kegiatan sebagai berikut: tim KSU Belanda dan Hogeschool Utrecht mendampingi guru pada bulan Oktober-November 2010, yang melibatkan dosen Prodi Pend. Matematika FKIP Unsyiah, prodi PGSD, mahasiswa PGSD, dan guru mitra. Setelah itu pada tanggal 20 Februari sampai 12 Maret 2011 Tim P4MRI Unsyiah terdiri dari 18 orang  (4 dosen, 5 mahasiswa PGSD, dan 9 guru SD) berkunjung ke Belanda dengan kegiatan sebagai berikut:

-            Melakukan observasi dan mengajar matematika di SD Utrecht, Belanda

-            Mengikuti workshop tentang Realistic Mathematics Education (RME) di Freudenthal Institut, Utrecht University

-            Mengikuti workshop tentang Classroom Management,  Direct Instruction Model , dan Classroom Action Research di Hogeschool Utrecht

-            Penampilan budaya Aceh di sekolah dan pada pertemuan Welcome Dinner serta Farewel Party.

Kegiatan Exchange Program ini dikoordinatori oleh Dr. Rahmah Johar, M. Pd selaku ketua P4MRI Unsyiah. Dari 18 anggota tim P4MRI Unsyiah, dibagi menjadi tiga grup, yaitu grup yang mengamat/mengajar untuk kelas 1, 2, dan 3 SD. Masing-masing grup dibagi lagi menjadi 3 sub grup karena terdapat beberapa sekolah yang akan dikunjungi. Persiapan untuk Exchange program telah dimulai sejak bulan Maret 2010 dalam bentuk Intensif Bahasa Inggris di Pusat Bahasa Unsyiah selama 3 bulan, English Club, diskusi persiapan mengajar, latihan untuk tampilan budaya Aceh, dan uji coba bahan ajar.

Read More…

Posted by: p4mriaceh | May 17, 2011

Belajar Perkalian

LINTASAN BELAJAR UNTUK PEMBELAJARAN PERKALIAN BERDASARKAN RME

Oleh: Rahmah Johar

Pembelajaran perkalian di Belanda yang berorientasi pada Realistic Mathematics Education (RME) diajarkan dengan mengikuti lintasan belajar (learning trajectory) yang menekankan pada membangun konsep perkalian dari kelas II yang diikuti dengan strategi-strategi konstruktif untuk sampai pada penemuan algoritma perkalian (di kelas V SD). Uraian lintasan belajar berikut dirangkum dari buku TAL (2001), diskusi dengan beberapa ahli RME di Freudenthal Institute, pengamatan ke beberapa sekolah di Utrecht, dan mengajar di beberapa sekolah di Utrecht. Kegiatan ini dilakukan pada periode Oktober-Desember 2010 dalam rangka Program Academic Recharging dan tanggal 20 Februari – 12 Maret 2011 dalam rangka Exchange Program antara Unsyiah dan KSU Belanda. Lintasan belajar yang dimaksud adalah sebagai berikut.

1. Pengenalan konsep dasar perkalian sebagai penjumlahan berulang, seperti

Read More…

Posted by: p4mriaceh | May 17, 2011

Ayo Bersama ke SD Utrecht, Belanda

Observasi di Sekolah Dasar, Utrecht, Belanda

Oleh: Tim Exchange Program P4MRI Unsyiah

Salah satu kegiatan exchange program dari P4MRI Unsyiah ke Belanda adalah mengikuti workshop Classroom Management yang diberikan oleh dosen Domstad-Hogeschool Utrecht yaitu Sonja dan Jenny. Materi workshop berkaitan dengan activating method, mempersiapkan bahan ajar, membina hubungan (relation) yang baik antara guru dan siswa, menyepakati aturan (rule), membuat prosedur-prosedur agar pelajaran berjalan dengan lancar, dan kebiasaan (routine) yang harus dilakukan oleh siswa setiap belajar.

Materi workshop Classroom Management bukan hanya teori tetapi juga berupa tugas mengamati implementasinya di sekolah dasar di bawah KSU Utrecht Belanda. Tim P4MRI Unsyiah ditugaskan melakukan observasi terhadap relations, procedures, rules, dan routines lalu mempresentasikan hasil pengamatan  tersebut di workshop. Tulisan ini menjelaskan tentang hasil observasi di beberapa sekolah yaitu St. Paulus school, Hof ter Weide school, Ariens school, St. Dominicus school, dan Caroussel school.

  1. Relation

a. Hof Ter Weide School

Berdasarkan hasil pengamatan, gurunya memiliki hubungan yang sangat harmonis dengan para murid. Mereka terlihat seperti sebuah keluarga. Gurunya jarang terlihat marah, apalagi menggunakan nada suara yang tinggi, sehingga membuat murid merasa  nyaman. Ketika murid mendapat kesulitan terhadap tugas yang diberikan, gurunya langsung mendatangi meja mereka dan duduk selevel dengan para murid untuk menjelaskan soal tersebut. Tidak hanya itu, gurunya juga selalu berjalan untuk memantau kegiatan siswa. Jika terlihat siswa mendapat kesulitan gurunya langsung membimbing dengan menggunakan media realistic/ konkret yang sama seperti pada saat menjelaskan materi.



b. Ariens School

-     Setiap siswa akan mendapatkan penghargaan dari guru, jika siswa menjawab salah guru akan menmperbaiki dengan penjelasan.

-     Guru sering memberikan pujian dengan tepuk tangan atau dengan senyum pada siswa dan cara lainnya.

-     Berdasarkan hasil pengamatan, kami dapatkan hubungan guru dengan siswa sangat harmonis dan akrab, kami mendapati guru menggendong siswanya yang lagi sakit dengan penuh kecintaan.

Read More…

Posted by: p4mriaceh | March 13, 2011

Pengumuman Daftar Peserta Calon Mahasiswa S2 IMPoME 2011

DAFTAR NAMA Peserta Calon Mahasiswa IMPoME 2011

Yang Diterima Dan Akan Mengikuti Les Bahasa di Dik.Tendik

No

Nama

1

Adri Nofrianto

2

Afifatul Muslikhah

3 Agnita Siska Pramasdyahsari
4 Bustang
5 Christi Matitaputty
6 Dewi Hamidah
7 Dwi Afrini Rizma
8 Elika Kurniadi
9 Evangelista Lus Widiana Palupi
10 Evi Febriana
11 Farida Nursyahida
12 Febrian
13 Hermina Disnawati
14 Ishariyadi
15 Ismi Ridha Asy-Syifaa
16 Matius Pai’pinan
17 Mawarni
18 Moch. Lutfianto
19

Muhammad Ridhoni

20

Mulia Putra

21

Navel Oktaviandy Mangelep

22

Novita Sari

23

Puji Astuti

24 Rindu Alriavindrafunny
25

Shahibul Ahyan

26 Shofan Fiangga
27 Susilahudin Putra Wangsa
28

Sylvana Novilia Sumarto

29 Weni Dwi Pratiwi

Bandung, 11 Maret 2011

Ketua Tim PMRI

R.K.Sembiring

Nama-nama calon penerima beasiswa IMPoME tahun 2011 yang lulus seleksi berkas dapat dilihat di P4MRI.net

Posted by: p4mriaceh | December 25, 2010

PEMBELAJARAN DI BELANDA

Oleh: Rahmah Johar

PEMBELAJARAN PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN UNTUK KELAS IV SD DI BELANDA

Tulisan ini akan menjelaskan tentang pembelajaran penjumlahan dan pengurangan secara realistik yang didasarkan pada buku Children Learn Mathematics yang dikembangkan oleh TAL team (2001) di Freudenthal Institute, diskusi dengan beberapa ahli RME di Freudenthal Institute, dan pengamatan ke beberapa sekolah di Utrecht, Belanda. Kegiatan ini dilakukan pada periode Oktober-Desember 2010 dalam rangka Program Academic Recharging dari Dikti.

Di kelas 1, 2, dan 3 siswa sudah dikenalkan berbagai strategi untuk penjumlahan dan pengurangan, seperti stringing strategy, splitting strategy, dan varying strategy. Berikut akan dijelaskan masing-masing strategi disertai dengan contoh untuk kelas 3 SD.

1.     Stringing strategy

Strategi ini digunakan dengan cara memandang bilangan pertama sebagai suatu keseluruhan dan bilangan kedua ditambahkan/dikurangkan bagian demi bagian dari bilangan pertama

Contoh:

Garis bilangan juga dapat digunakan untuk memudahkan penggunaan strategi ini, seperti berikut.

(Rekenrijk text book for grade 3b; h. 42, 2000)

(TAL team; h. 68, 2001)

2.       Splitting strategy

Strategi ini digunakan dengan cara memisah kedua bilangan berdasarkan struktur sistem desimal (nilai tempat) dan menjumlah/mengurangkan masing-masing pemisahan tersebut. Contoh:

Read More…

Posted by: p4mriaceh | December 8, 2010

Puisi Kombinatorika

Sebuah Puisi Kombinatorika karya Prof. Dr. Salman AN (dosen Matematika ITB)

Memberi inspirasi kepada kita tentang indahnya matematika. Kebermaknaan dari istilah matematika dalam kehidupan tertuang dalam puisi indah tersebut.

Puisi yang ditulis sebagai suatu persembahan untuk 50 tahun berdirinya HIMMATIKA ITB ini menghadirkan larik-larik yang senada dan indah.

H I M A T I K A 50tahun

Hasilkan berjuta teorema menggunakan logika.
Irisan fakta difungsikan menjadi model sederhana.
Matematika berperan untuk menata dunia.
Aksioma kehidupan terinduksi dari nilai-nilai istimewa.
Terdefinisi dalam satu makna untuk semua.
Iringi kekonsistenan perbuatan dengan kata.
Kombinasikan keuletan, tanggungjawab, bersama menjadi utama.
Antarkan karya demi kesejahteraan umat manusia.
50tahun HIMATIKA untuk Indonesia tercinta.

Salam Logika di hari jadi HIMATIKA ITB,
Salman

Posted by: p4mriaceh | November 28, 2010

Agenda 2010

KEGIATAN P4MRI UNSYIAH 2010

(posting lengkap di Agenda)

  • DAFTAR KEGIATAN  PMRI 2010

A. SOSIALISASI DLM BENTUK WORKSHOP/PERTEMUAN

B. PERTEMUAN NASIONAL

–        Workshop Nasional untuk dosen PGSD April 2010 di Yogyakarta (Dosen)

–        Workshop di Unimed Medan April 2010 (dosen dan guru)

–        Workshop di  UIN Jakarta Juli 2010 (dosen)

–        Penulisan Buku PMRI Feb~Okt 2010 (dosen)

C. SOSIALISASI KE DAERAH

–        Diklat Pembekalan PMRI di Training Center Unsyiah untuk guru binaan Word Vision di Banda Aceh dan Aceh Besar tanggal 23/37 Januari 2010

D. Training Bahasa Inggris untuk Persiapan Exchange Program (April~Juni 2010)

E. Sosialisasi melalui PLPG

F. Sosialisasi melalui perkuliahan di PGSD (tugas dalam kuliah dan skripsi)

  • KEGIATAN DENGAN KSU BELANDA

1.      Meeting dengan Rektor, Dekan, PGSD, Dinas untuk propo sal tahun depan ttg pembentukan sekolah Lab  utk PGSD

2.      Pendampingan oleh 6 guru dari KSU Belanda terhadap 6 SD, 4 Okt ~ 28 Nov 2010. Juga Dosen dan mhs Belanda.

Dosen Pend. Mat dari Unsyiah dan IAIN Ar~raniry dan PGSD secara bergiliran mendampingi guru. Juga melibatkan mhs SBI Pend. Mat

3.   Persiapan Exchange Program yang melibatkan dosen, guru, dan mahasiswa (dari Belanda dan Unsyiah)

4.   Exchange program ke Utrecht Belanda 20 Feb ~ 10 Mar 2011, terdiri dari 22 orang (PR4, Dekan, Kep. Dinas, 5 dosen, 5 mhs, 9 guru).

Kegiatan; memberikan workshop, mengajar di SD Belanda, diskusi, ikut kuliah mhs IMPOMe di FI, mengumpulkan literatur, observasi di sekolah dan Hogeschol Utrecht

  • PRODUK P4MRI UNSYIAH 2010
  1. Draft 1 Buku Kelas V SD (dengan Pendekatan Matematika Realistik yang islami)
  2. CD Pembelajaran untuk topik:
    1. Pemecahan masalah Pecahan
    2. Simulasi Pengurangan Bilangan Cacah
    3. Praktek Pembelajaran Pengurangan Bilangan Cacah oleh mahasiswa PGSD
    4. Pembelajaran Pecahan oleh guru SD 13 Banda Aceh
    5. Pembelajaran Pengukuran oleh Guru KSU Belanda
    6. Pembelajaran Persen oleh Guru KSU Belanda
  3. Hasil penelitian:
    1. Hibah Bersaing; Pengembangan Model Pembelajaran Aktif berbasis Immerse untuk Meningkatkan Pedagogical Content Knowledge (PCK) Mahasiswa PGSD pada Matakuliah Pembelajaran Matematika SD 1
    2. Skripsi; Pedagogical Content Knowledge (PCK) Guru pada Materi Penjumlahan di Kelas I SDIT Nurul Ishlah Banda Aceh

  • SUMBER DANA

Adapun sumber dana untuk melaksanakan semua agenda dan kegiatan tersebut adalah:

•         Uang Kas P4MRI Unsyiah

•         Dari Dikti melalui Penelitian Hibah Bersaing

•         KSU Belanda (biaya worksop dan Exchange Program)

Posted by: p4mriaceh | November 28, 2010

Agenda 2011

Sebanyak 22 orang Tim P4MRI UNSYIAH  yang terdiri dari dosen, mahasiswa, dan guru akan melaksanakan kegiatan Exchange Program di Utrecht Belanda pada tanggal 20 Feb -10 Mar 2011.

Adapun kegiatan yang akan dilaksanakan  selama di Belanda adalah:

  1. Memberikan workshop
  2. Mengajar di SD Belanda
  3. Diskusi
  4. Ikut kuliah mhs IMPOMe di Freudenthal Institute
  5. Mengumpulkan literatur
  6. Observasi di sekolah dan Hogeschol Utrecht
Posted by: p4mriaceh | November 20, 2010

Realistic Mathematics Education in The Netherlands 1980-1990

Article Resume

Realistic Mathematics Education in The Netherlands 1980-1990

I. Realism in textbooks 1980-1990

A revolution in math education, which occurred in the Netherlands in the period 1980-1990 is a silent revolution, because not a single innovation experts to hear speaking or writing about it even almost a whisper in the media. What has taken place? The distribution of realistic textbooks for mathematics in primary schools increased compared with mechanistic textbooks. Realistic textbooks went from 5% in 1980 to no less than 75% in 1990.

How could this happen in The Netherlands in the past decade? The answer to this question must be sought in the developments of the seventies. This is thanks to the School Inspectorate which held back the introduction of the New Math textbooks. The Inspectorate still had the authority to do so in those days. And it did this at the recommendation of young Wiscobas group, and already before the founding of The IOWO, before 1971, and therefore even before the time when Freudenthal who is the founder of realistic mathematics education became involved with Wiskobas.

This was done because, First, it was felt, more should be clear about the desired direction of mathematics instruction. The second factor led to mathematics instruction of own signature, that at the end of the seventies was named realistic mathematics instruction. A third factor which explains this is the simple fact that the idea, the reasoning and the products Wiskobas proved to catch on.

In The Netherlands the development of curriculum and textbook did not primarily go to down, but sooner the other way around. One and other occurred initially mainly through the channels of the informal infrastructure instead of via the formal route in the educational provider system.

For good measure it should be added that in the eighties there was a great deal of progression or even progress in the further concretising of realistic mathematics instruction in learning strands about basic skill, mental arithmetic, column, arithmetic, fraction, ratio and percentages.

In addition, the revolution that occurred in mathematical education is also influenced by the emphasis on certain changes that emphasis shifted to the importance of elementary context problem, to the alignment of learning strands and the steering task of the teacher.

Read More…

Older Posts »

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.